Orang yang lalai, memulai harinya dengan memikirkan apa
yang harus ia lakukan. Sedangkan orang yang mau menggunakan akalnya, akan
merenungkan apa yang akan dilakukan Allah
terhadap dirinya.
Minggu, 21 Oktober 2012
Sikap Orang Lalai dan Sikap Orang Berakal
Metode Pendekatan Hukum
Salam
Silaturrahmi........
Metode pendekatan hukum terbagi kedalam enam metode yakni:
1. Metode Idealis
Berititik tolak pada suatu pandangan
bahwa hukum sebagai perwujudan dari nilai-nilai tertentu, yaitu keadilan
2. Metode Normatif Analisis
Melihat hukum sebagai
suatu aturan yang abstrak. Metode ini melihat hukum sebagai lembaga yang
benar-benar otonom dan dapat dibicarakan sebagai subjek tersendiri, terlepas
dari hal-hal lain yang berkaitan dengan peraturan-peraturan.
3. Metode Sosiologis
Bertitik tolak dari
pandangan yang melihat hukum sebagai alat pengatur masyarakat (as tool
engenering social)
4. Metode Historis
Metode yang mempelajari hukum dengan
melihat sejarah hukum itu sendiri
5. Metode Sistematis
Metode yang mempelajari hukum dengan cara
melihat hukum sebagai satu system yang terdiri dari sub-sub system. Misalnya:
hukum pidana, perdata, HTN.ilmu pengetahuan hukum dengan cara seperti ini
disebut, systematiche rechtsweten schap.
6. Metode Komparatif
Metode yang mempelajari hukum dengan
membandingkan antara tata hukum yang berlaku di suatu negara tertentu dengan
tata huukum yang berlaku di di negara lain baik di masa sekarang atau lampau.
Wallahu a’lam
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua Insya
Allah. Amin
Tanda Hati Yang Mati
Diantara tanda matinya hati adalah tidak adanya perasaan
sedih bila terlewatkan kesempatan beramal, dan tidak adanya penyesalan atas
bermacam pelanggaran yang telah engkau lakukan
Rabu, 19 September 2012
Penderitaan Dan Cobaan Merupakan Karakter Asli Dunia
Jangan engkau merasa heran atas terjadinya kesulitan
selama engkau berada di dunia ini, sebab memang begitulah yang patut terjadi
dan yang menjadi karakter asli dunia
Rasulullah saw. pernah berpesan kepada
‘Abdullah bin Abbas ra.”Apabila engkau sanggup beramal karena Allah secara
tulus dan penuh dengan keyakinan, maka laksanakanlah. Namun, apabila engkau
tidak mampu untuk melakukannya, maka bersabarlah
as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)
Peringatan Ke-8
Allah berfirman: Wahai manusia!
Aku menciptakan kamu sekalian tidak main-main.
Tidak pula tanpa tujuan. Sungguh aku bukanlah pelupa.
Aku sesungguhnya mengetahui gerak-gerikmu.
Engkau tidaklah akan memperoleh karunia-Ku
kecuali dengan sabar atas segala apa yang tidak engkau
sukai dalam mencari keridhaan-Ku.
Bagi kamu, sabar dalam patuh dan tunduk kepada-Ku
lebih ringan daripada sabar dalam durhaka.
Meninggalkan dosa jauh lebih ringan bagimu
daripada pembebasan-Ku kepadamu dari panas api neraka.
Langganan:
Postingan (Atom)