Tampilkan postingan dengan label Makna Tersirat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makna Tersirat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 November 2012

Akuilah Kelemahan dan Kehinaan Dirimu. Niscaya Allah Akan Membantumu


Sadarilah akan sifat-sifat (kekurangan)-mu, niscaya Allah akan membantumu dengan (kesempurnaan) sifat-sifat-Nya. Akuliah kehinaan dirimu di hadapan Allah, niscaya Allah akan membantumu dengan kemuliaan-Nya. Akuilah semua ketidakberdayaanmu niscaya Allah akan membantu dengan kekuasaan-Nya. Dan akuilah kelemahanmu niscaya Allah akan membantumu dengan kekuatan-Nya.

(Petuah ke-154,Kitab Al Hikam, Petuah-petuah Agung Sang Guru, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)
 

Jumat, 02 November 2012

Rantai Kewajiban Untuk Menggiring Hamba Kepada-Nya


Allah Mahamengetahui tentang kemalasan hamba-Nya dalam berhubungan dengan-Nya, sehingga Dia menjadikan ketaatan kepada-Nya sebagai kewajiban mereka. Lalu Allah menggiring mereka kepada ketaatan dengan rantai kewajiban. Rabbmu kagum dengan orang-orang yang digiring ke surga dengan menggunakan rantai tersebut

(Kitab Al Hikam, Petuah-petuah Agung Sang Guru, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)

Jangan Berputus Asa Atas Amalan Yang Ditolak



Janganlah berputus asa atas tidak diterimanya suatu amal yang hatimu tidak hadir (saat melakukan amal itu). Boleh jadi Allah menerima suatu amalan, meskipun buahnya tidak dapat engkau petik (merasakan) seketika itu juga.

(Petua Ke 190, Kitab Al Hikam, Petuah-petuah Agung Sang Guru, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)

Minggu, 21 Oktober 2012

Sikap Orang Lalai dan Sikap Orang Berakal


Orang yang lalai, memulai harinya dengan memikirkan apa yang harus ia lakukan. Sedangkan orang yang mau menggunakan akalnya, akan merenungkan apa yang akan dilakukan Allah terhadap dirinya.

(Petuah ke-104,Kitab Al Hikam, Petuah-petuah Agung Sang Guru, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)
 
 

Tanda Hati Yang Mati


Diantara tanda matinya hati adalah tidak adanya perasaan sedih bila terlewatkan kesempatan beramal, dan tidak adanya penyesalan atas bermacam pelanggaran yang telah engkau lakukan

(Petuah ke-45,Kitab Al Hikam, Petuah-petuah Agung Sang Guru, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)

Rabu, 19 September 2012

Penderitaan Dan Cobaan Merupakan Karakter Asli Dunia


 Jangan engkau merasa heran atas terjadinya kesulitan selama engkau berada di dunia ini, sebab memang begitulah yang patut terjadi dan yang menjadi karakter asli dunia

Rasulullah saw. pernah  berpesan kepada ‘Abdullah bin Abbas ra.”Apabila engkau sanggup beramal karena Allah secara tulus dan penuh dengan keyakinan, maka laksanakanlah. Namun, apabila engkau tidak mampu untuk melakukannya, maka bersabarlah

(Petuah ke-22,Kitab Al Hikam, Petuah-petuah Agung Sang Guru, Syaikh Ibn ‘Atha’illah 
as-Sakandari, Khatulistiwa Press 2010)